Dapat pelajaran menarik hari ini:
Pagi tadi (29 Desember 2011) sekitar pukul 10 siang, Ibu saya mendapat kabar mengagetkan bahwa kakak meninggal karena kecelakaan dan jenazah ada di RS Kariadi Semarang, memang ketika itu kakak saya sudah tiga hari ini tidak main ke rumah Ibu (kakak saya sudah berumahtangga sendiri). Seketika Ibu langsung kaget dan pingsan begitu juga dengan keluarga lain (termasuk saya).
Mencoba untuk tenang sejenak, saya telpon pihak RS Kariadi ternyata hari itu tidak ada jenazah yang masuk sama sekali. Masih penasaran, telpon teman di kepolisian ternyata juga tidak ada kejadian kecelakaan lalu lintas sama sekali di Semarang. Keluarga dan tetangga berusaha tenang dan menunggu kabar pasti. Sampai sore harinya, kakak tiba-tiba pulang dengan hanya berjalan kaki baju kerja masih lengkap (kebetulan baju sama waktu terakhir kali ketemu saya). Kemudian semua keluarga jadi bingung dan bersyukur karena berita yang tadi dikabarkan lewat telpon salah.
Dari kejadian ini, saya ingin berbagi bagaimana menghadapi kejadian serupa kepada pembaca:
- Ketika mendengar berita bahwa anggota keluarga ada yang kecelakaan atau kejadian tiba-tiba tetap tenang dan jangan larut pada berita tersebut. Sebagai informasi bahwa ketika terjadi kecelakaan, pihak rumah sakit tidak akan langsung mengabarkan bahwa jenazah adalah anggota keluarga dengan status meninggal dunia, dan biasanya yang mengabari adalah dari pihak kepolisian (tidak lewat telpon)
- Jangan mau mengirimkan uang dengan mentransfer apapun guna mengurusi kepulangan jenazah, dsb. Karena kita belum memastikan bahwa jenazah tersebut benar-benar keluarga atau teman kita. Waktu itu Ibu saya pingsan, otomatis si penelpon tidak lagi melakukan aksinya.
- Pastikan kejadian tersebut dengan menelopon rumah sakit yang bersangkutan dan kepolisian setempat.
- Telepon saudara atau teman apabila ada saudara yang beberapa hari tidak terlihat (selalu berkomunikasi)
Demikian yang bisa saya bagikan untuk teman-teman pembaca, karena setelah di kroscek ke kantor polisi dan rumah sakit banyak kejadian seperti ini akhir-akhir ini. Korban diminta untuk mebayar sejumlah uang guna pengurusan jenazah.
Semoga Bermanfaat
Komentar Terakhir