<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Wiwik Budiawan</title>
	<atom:link href="http://wiwikbudiawan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wiwikbudiawan.wordpress.com</link>
	<description>catatan kecil dari sebuah perjalanan anak ragil...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Jan 2012 05:32:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='wiwikbudiawan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Wiwik Budiawan</title>
		<link>http://wiwikbudiawan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://wiwikbudiawan.wordpress.com/osd.xml" title="Wiwik Budiawan" />
	<atom:link rel='hub' href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Modus Hipnotis Baru: Telepon Kematian</title>
		<link>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/12/29/modus-hipnotis-baru-telepon-kematian/</link>
		<comments>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/12/29/modus-hipnotis-baru-telepon-kematian/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 11:47:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwikbudiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[my note]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>
		<category><![CDATA[hipnotis]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[telepon nyasar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wiwikbudiawan.wordpress.com/?p=452</guid>
		<description><![CDATA[Dapat pelajaran menarik hari ini: Pagi tadi (29 Desember 2011) sekitar pukul 10 siang, Ibu saya mendapat kabar mengagetkan bahwa kakak meninggal karena kecelakaan dan jenazah ada di RS Kariadi Semarang, memang ketika itu kakak saya sudah tiga hari ini tidak main ke rumah Ibu (kakak saya sudah berumahtangga sendiri). Seketika Ibu langsung kaget dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=452&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/12/ambulance.gif"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-453" title="ambulance" src="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/12/ambulance.gif?w=150&#038;h=95" alt="" width="150" height="95" /></a>Dapat pelajaran menarik hari ini:<br />
Pagi tadi (29 Desember 2011) sekitar pukul 10 siang, Ibu saya mendapat kabar mengagetkan bahwa kakak meninggal karena kecelakaan dan jenazah ada di RS Kariadi Semarang, memang ketika itu kakak saya sudah tiga hari ini tidak main ke rumah Ibu (kakak saya sudah berumahtangga sendiri). Seketika Ibu langsung kaget dan pingsan begitu juga dengan keluarga lain (termasuk saya).</p>
<p>Mencoba untuk tenang sejenak, saya telpon pihak RS Kariadi ternyata hari itu tidak ada jenazah yang masuk sama sekali. Masih penasaran, telpon teman di kepolisian ternyata juga tidak ada kejadian kecelakaan lalu lintas sama sekali di Semarang. Keluarga dan tetangga berusaha tenang dan menunggu kabar pasti. Sampai sore harinya, kakak tiba-tiba pulang dengan hanya berjalan kaki baju kerja masih lengkap (kebetulan baju sama waktu terakhir kali ketemu saya). Kemudian semua keluarga jadi bingung dan bersyukur karena berita yang tadi dikabarkan lewat telpon salah. <span id="more-452"></span></p>
<p>Dari kejadian ini, saya ingin berbagi bagaimana menghadapi kejadian serupa kepada pembaca:</p>
<ol>
<li>Ketika mendengar berita bahwa anggota keluarga ada yang kecelakaan atau kejadian tiba-tiba tetap tenang dan jangan larut pada berita tersebut. Sebagai informasi bahwa ketika terjadi kecelakaan, pihak rumah sakit tidak akan langsung mengabarkan bahwa jenazah adalah anggota keluarga dengan status meninggal dunia, dan biasanya yang mengabari adalah dari pihak kepolisian (tidak lewat telpon)</li>
<li>Jangan mau mengirimkan uang dengan mentransfer apapun guna mengurusi kepulangan jenazah, dsb. Karena kita belum memastikan bahwa jenazah tersebut benar-benar keluarga atau teman kita. Waktu itu Ibu saya pingsan, otomatis si penelpon tidak lagi melakukan aksinya.</li>
<li>Pastikan kejadian tersebut dengan menelopon rumah sakit yang bersangkutan dan kepolisian setempat.</li>
<li>Telepon saudara atau teman apabila ada saudara yang beberapa hari tidak terlihat (selalu berkomunikasi)</li>
</ol>
<p>Demikian yang bisa saya bagikan untuk teman-teman pembaca, karena setelah di kroscek ke kantor polisi dan rumah sakit banyak kejadian seperti ini akhir-akhir ini. Korban diminta untuk mebayar sejumlah uang guna pengurusan jenazah.</p>
<p>Semoga Bermanfaat</p>
<br />Filed under: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/category/my-note/'>my note</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/category/tutorial/'>tutorial</a> Tagged: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/catatan/'>catatan</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/hipnotis/'>hipnotis</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/pelajaran/'>pelajaran</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/telepon-nyasar/'>telepon nyasar</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wiwikbudiawan.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wiwikbudiawan.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wiwikbudiawan.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wiwikbudiawan.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/452/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=452&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/12/29/modus-hipnotis-baru-telepon-kematian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0f05aa9f4d460123fd17e2a99ed80ac?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">wiwikbudiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/12/ambulance.gif?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">ambulance</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Formal Concept Analysis (FCA)</title>
		<link>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/12/27/formal-concept-analysis-fca/</link>
		<comments>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/12/27/formal-concept-analysis-fca/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 02:08:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwikbudiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[safety]]></category>
		<category><![CDATA[FCA]]></category>
		<category><![CDATA[Formal Concept Analysis]]></category>
		<category><![CDATA[research]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wiwikbudiawan.wordpress.com/?p=441</guid>
		<description><![CDATA[Formal Concept Analysis atau biasa disingkat dengan nama FCA merupakan hal baru yang coba ingin saya pelajari. Motivasi ingin belaja FCA adalah ingin meneruskan penelitian saya di bidang Analisis kecelakaan, khususnya di moda transportasi Kereta Api. FCA meupakan suatu model matematis untuk memahami konsep sistem secara mendalam, atau bisa juga disebut sebagai metode untuk menggambarkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=441&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/12/concept_lattice-svg.png"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-445" title="Concept_lattice.svg" src="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/12/concept_lattice-svg.png?w=150&#038;h=110" alt="" width="150" height="110" /></a>Formal Concept Analysis atau biasa disingkat dengan nama FCA merupakan hal baru yang coba ingin saya pelajari. Motivasi ingin belaja FCA adalah ingin meneruskan penelitian saya di bidang <a href="http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/06/11/hfacs-rr-untuk-kereta-api-di-indonesia/">Analisis kecelakaan</a>, khususnya di moda transportasi Kereta Api. FCA meupakan suatu model matematis untuk memahami konsep sistem secara mendalam, atau bisa juga disebut sebagai metode untuk menggambarkan struktur dan analisa data.</p>
<p>Kemampuan dalam menggambarkan struktur dan analisa data ini yang memberikan kesempatan besar FCA dalam menganalisa kecelakaan seperti metode <a href="http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/06/11/hfacs-rr-untuk-kereta-api-di-indonesia/">HFACS-RR</a>. Bagaimana konsep sederhana dari FCA tersebut? Misal kita umpamakan adalah konsep sebuah mobil.<span id="more-441"></span></p>
<ol>
<li>Setiap object yang disebut mobil, pasti memiliki atribut: ban, motor (mesin), tujuan transportasi, tempat duduk, dll</li>
<li>Setiap benda yang memiliki atribut seperti yang disebutkan pada poin 1 disebut sebagai mobil, jenis mobil antara lain: suzuko, hondi, toyoti, mercedis, dsb</li>
</ol>
<p>Apa konsep yang muncul? melihat dari hubungan antara object dan atributes maka konsep yang muncul adalah:</p>
<ol>
<li>Setiap Mobil memiliki aribut Part</li>
<li>Setiap Part bisa dimanfaatkan oleh beberapa Mobil</li>
<li>Sehingga Mobil memiliki konsep extension, dan Part memiliki konsep intension</li>
</ol>
<p>Semoga bermanfaat</p>
<br />Filed under: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/category/safety/'>safety</a> Tagged: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/fca/'>FCA</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/formal-concept-analysis/'>Formal Concept Analysis</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/research/'>research</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/safety/'>safety</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wiwikbudiawan.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wiwikbudiawan.wordpress.com/441/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/441/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/441/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/441/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/441/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wiwikbudiawan.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wiwikbudiawan.wordpress.com/441/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/441/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=441&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/12/27/formal-concept-analysis-fca/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0f05aa9f4d460123fd17e2a99ed80ac?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">wiwikbudiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/12/concept_lattice-svg.png?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Concept_lattice.svg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Trik Agar Belajar Efektif</title>
		<link>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/12/19/trik-agar-belajar-efektif/</link>
		<comments>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/12/19/trik-agar-belajar-efektif/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2011 23:56:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwikbudiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wiwikbudiawan.wordpress.com/?p=436</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin ada yang memercayai bahwa kesuksesan dalam belajar datang dengan sendirinya. Tak salah memang, ketika ada yang meraih kesuksesan dalam studinya, padahal ia terlihat tidak melakukan usaha yang sangat keras. Akan tetapi, kebanyakan pelajar justru meraih kesuksesan dengan mengembangkan dan mengaplikasikan kebiasaan belajar yang efektif? Nah, 10 trik berikut ini mungkin bisa jadi panduan bagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=436&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/12/baca-di-atap.jpg"><img class="alignleft  wp-image-437" title="baca-di-atap" src="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/12/baca-di-atap.jpg?w=180&#038;h=135" alt="" width="180" height="135" /></a>Mungkin ada yang memercayai bahwa kesuksesan dalam belajar datang dengan sendirinya. Tak salah memang, ketika ada yang meraih kesuksesan dalam studinya, padahal ia terlihat tidak melakukan usaha yang sangat keras. Akan tetapi, kebanyakan pelajar justru meraih kesuksesan dengan mengembangkan dan mengaplikasikan kebiasaan belajar yang efektif? Nah, 10 trik berikut ini mungkin bisa jadi panduan bagi Anda yang tengah mencari cara terbaik dalam belajar.</p>
<p><strong>1. Jangan mencoba untuk memaksakan belajar dalam satu sesi</strong><br />
Biasanya, para pelajar yang sukses selalu meluangkan waktu belajarnya lebih pendek dan jarang memaksakan mempelajari seluruhnya dalam satu atau dua sesi. Kuncinya, belajarlah dengan konsisten dan lakukan secara reguler meskipun dalam waktu singkat.<br />
<span id="more-436"></span><br />
<strong>2. Rencanakan saat Anda akan belajar</strong><br />
Jika ingin sukses dalam belajar, susunlah jadwal dengan waktu yang spesifik selama sepekan. Dan cobalah untuk tegas dengan jadwal yang telah Anda buat. Mereka yang belajar secara sporadis, biasanya tidak berperforma sebaik pelajar yang telah mengatur waktu belajarnya dengan disiplin.<br />
<strong><br />
3. Belajarlah pada waktu yang sama</strong><br />
Tidak hanya apakah penting untuk merencanakan jadwal kapan harus belajar, tetapi, Anda juga belajar untuk konsisten dengan rutinitas belajar harian. Ketika Anda belajar pada waktu yang sama setiap hari dan setiap minggu, maka hal itu akan menjadi bagian yang rutin dalam kehidupan Anda. Secara mental dan emosional, Anda akan lebih mempersiapkan diri saat sesi belajar tiba dan tentunya lebih produktif.<br />
<strong><br />
4. Setiap kegiatan belajar harus memiliki tujuan yang spesifik</strong><br />
Menganggap sederhana belajar tanpa arahan yang jelas tidak akan efektif. Anda perlu tahu dengan jelas apa yang Anda butuhkan dalam setiap kesempatan belajar. Sebelum mulai belajar, aturlah tujuan dari belajar yang Anda lakukan. Hal ini akan mendukung tujuan akademik secara keseluruhan.</p>
<p><strong>5. Jangan pernah menunda belajar</strong><br />
Adalah hal yang sangat mudah umum untuk membatalkan sesi belajar yang telah Anda rencanakan karena tidak tertarik dengan bidang studi, atau Anda memiliki hal lain yang harus dilakukan, atau karena tugas yang diberikan sangat sulit untuk dikerjakan.</p>
<p>Pelajar yang berhasil tidak pernah menunda waktunya untuk belajar. Jika Anda melakukannya, kegiatan belajar Anda menjadi tidak efektif dan Anda tidak akan mendapatkan apa yang dibutuhkan. Penundaan juga akan menimbulkan kekacauan dan menjadi penyebab nomor satu dari kegagalan.</p>
<p><strong>6. Mulailah dengan pelajaran yang paling sulit</strong><br />
Tugas atau pelajaran yang paling sulit akan membutuhkan usaha, mental, dan energi yang paling besar. Anda sebaiknya memulai dengan hal ini. Sekali Anda bisa menyelesaikan tugas yang paling berat ini, akan lebih mudah untuk menyelesaikan sisanya. Percaya atau tidak, memulai dengan pekerjaan yang paling sulit akan membawa peningkatan yang sangat besar bagi keefektifan sesi belajar dan performa akademis Anda.</p>
<p><strong>7. Selalu review catatan Anda sebelum mulai mengerjakan tugas</strong><br />
Hal yang pasti, sebelum Anda dapat mereview catatan yang dimiliki, maka Anda harus memiliki catatan tersebut. Pastikan bahwa Anda selalu membuat catatan yang baik selama di kelas. Sebelum memulai setiap sesi belajar dan mengerjakan tugas utama yang harus diselesaikan, pastikan Anda tahu bagaimana mengerjakannya dengan benar.</p>
<p><strong>8. Pastikan tidak ada gangguan selama belajar</strong><br />
Carilah tempat belajar yang aman dari gangguan. Ketika Anda terganggu saat belajar maka itu akan membuyarkan konsentrasi dan kegiatan belajar menjadi tidak efektif.<br />
<strong><br />
9. Manfaatkan kelompok belajar dengan efektif</strong><br />
Pernah mendengar pepatah, &#8220;Dua kepala lebih baik daripada satu kepala?&#8221;. Pepatah ini bisa jadi benar untuk diterapkan dalam kegiatan belajar. Belajar secara kelompok akan membawa sejumlah keuntungan, diantaranya, mendapatkan bantuan dari pelajar lainnya saat Anda berjuang untuk memahami sebuah konsep, menyelesaikan tugas dengan lebih cepat, dan berbagi pengetahuan dengan pelajar lain yang akan membantu mereka dan diri Anda sendiri untuk menginternalisasi persoalan. Tetapi, kelompok belajar akan menjadi tidak efektif ketika tidak terstruktur dan anggota grup minim persiapan.<br />
<strong><br />
10. Review catatan, tugas, dan materi lainnya setiap akhir pekan<br />
</strong>Pelajar yang sukses biasanya selalu mereview apa yang telah mereka pelajari selama seminggu di setiap akhir pekan. Cara ini akan membuat mereka mempersiapkan diri lebih baik untuk melanjutkan pembelajaran konsep-konsep baru pada pekan berikutnya.</p>
<p>Yakinlah, saat menerapkan trik-trik ini dalam belajar akan membawa perubahan dan peningkatan yang signifikan dalam catatan akademis dan keberhasilan studi Anda. Kuncinya, jangan putus asa!</p>
<p>Sumber:</p>
<p><a href="http://edukasi.kompas.com/read/2011/12/13/11110985/10.Trik.agar.Belajar.Anda.Efektif">http://edukasi.kompas.com/read/2011/12/13/11110985/10.Trik.agar.Belajar.Anda.Efektif</a> (tulisan)</p>
<p><a href="http://temonsoejadi.files.wordpress.com/2011/12/baca-di-atap.jpg">http://temonsoejadi.files.wordpress.com/2011/12/baca-di-atap.jpg</a> (gambar)</p>
<br />Filed under: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/category/tutorial/'>tutorial</a> Tagged: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/belajar/'>belajar</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/catatan/'>catatan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wiwikbudiawan.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wiwikbudiawan.wordpress.com/436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wiwikbudiawan.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wiwikbudiawan.wordpress.com/436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/436/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=436&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/12/19/trik-agar-belajar-efektif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0f05aa9f4d460123fd17e2a99ed80ac?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">wiwikbudiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/12/baca-di-atap.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">baca-di-atap</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jawaban Elegan Seorang Tukang Bakso</title>
		<link>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/07/02/jawaban-elegan-seorang-tukang-bakso/</link>
		<comments>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/07/02/jawaban-elegan-seorang-tukang-bakso/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jul 2011 05:43:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwikbudiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[my note]]></category>
		<category><![CDATA[ispirasi]]></category>
		<category><![CDATA[tukang bakso]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wiwikbudiawan.wordpress.com/?p=420</guid>
		<description><![CDATA[Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini. Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor,&#8230;terdengar suara tek&#8230;tekk.. .tek&#8230;suara tukang bakso dorong lewat. Sambil menyeka keringat&#8230;, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=420&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/07/tukang-bakso.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-421" title="tukang-bakso" src="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/07/tukang-bakso.jpg?w=150&#038;h=100" alt="" width="150" height="100" /></a>Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini.</p>
<p>Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor,&#8230;terdengar suara tek&#8230;tekk.. .tek&#8230;suara tukang bakso dorong lewat. Sambil menyeka keringat&#8230;, ku hentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak &#8211; anak, siapa yang mau bakso ?</p>
<p>&#8220;Mauuuuuuuuu. &#8230;&#8221;, secara serempak dan kompak anak &#8211; anak asuhku menjawab.</p>
<p>Selesai makan bakso, lalu saya membayarnya. &#8230;</p>
<p>Ada satu hal yang menggelitik fikiranku selama ini ketika saya<br />
membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya. Yang satu disimpan dilaci, yang satu ke dompet, yang lainnya ke kaleng bekas kue semacam kencleng. Lalu aku bertanya atas rasa penasaranku selama ini.<br />
<span id="more-420"></span><br />
&#8220;Mang kalo boleh tahu, kenapa uang &#8211; uang itu Emang pisahkan? Barangkali ada tujuan ?&#8221; &#8220;Iya pak, Emang sudah memisahkan uang ini selama jadi tukang bakso yang sudah berlangsung hampir 17 tahun. Tujuannya sederhana saja, Emang hanya ingin memisahkan mana yang menjadi hak Emang, mana yang menjadi hak orang lain / tempat ibadah, dan mana yang menjadi hak cita â€“ cita penyempurnaan iman &#8220;.</p>
<p>&#8220;Maksudnya.. &#8230;?&#8221;, saya melanjutkan bertanya.</p>
<p>&#8220;Iya Pak, kan agama dan Tuhan menganjurkan kita agar bisa berbagi dengan sesama. Emang membagi 3, dengan pembagian sebagai berikut :</p>
<p>1. Uang yang masuk ke dompet, artinya untuk memenuhi keperluan hidup sehari &#8211; hari Emang dan keluarga.</p>
<p>2. Uang yang masuk ke laci, artinya untuk infaq/sedekah, atau untuk melaksanakan ibadah Qurban. Dan alhamdulillah selama 17 tahun menjadi tukang bakso, Emang selalu ikut qurban seekor kambing, meskipun kambingnya yang ukuran sedang saja.</p>
<p>3. Uang yang masuk ke kencleng, karena emang ingin menyempurnakan agama yang Emang pegang yaitu Islam. Islam mewajibkan kepada umatnya yang mampu, untuk melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji ini tentu butuh biaya yang besar. Maka Emang berdiskusi dengan istri dan istri menyetujui bahwa di setiap penghasilan harian hasil jualan bakso ini, Emang harus menyisihkan sebagian penghasilan sebagai tabungan haji. Dan insya Allah selama 17 tahun menabung, sekitar 2 tahun lagi Emang dan istri akan melaksanakan ibadah haji.</p>
<p>Hatiku sangat&#8230;&#8230; &#8230;..sangat tersentuh mendengar jawaban itu. Sungguh sebuah jawaban sederhana yang sangat mulia. Bahkan mungkin kita yang memiliki nasib sedikit lebih baik dari si emang tukang bakso tersebut, belum tentu memiliki fikiran dan rencana indah dalam hidup seperti itu. Dan seringkali berlindung di balik tidak mampu atau belum ada rejeki.</p>
<p>Terus saya melanjutkan sedikit pertanyaan, sebagai berikut : &#8220;Iya memang bagus&#8230;,tapi kan ibadah haji itu hanya diwajibkan bagi yang mampu, termasuk memiliki kemampuan dalam biaya&#8230;.&#8221;.</p>
<p>Ia menjawab, &#8221; Itulah sebabnya Pak. Emang justru malu kalau bicara soal mampu atau tidak mampu ini. Karena definisi mampu bukan hak pak RT atau pak RW, bukan hak pak Camat ataupun MUI.</p>
<p>Definisi &#8220;mampu&#8221; adalah sebuah definisi dimana kita diberi kebebasan untuk mendefinisikannya sendiri. Kalau kita mendefinisikan diri sendiri sebagai orang tidak mampu, maka mungkin selamanya kita akan menjadi manusia tidak mampu. Sebaliknya kalau kita mendefinisikan diri sendiri, &#8220;mampu&#8221;, maka Insya Allah dengan segala kekuasaan dan kewenangannya Allah akan memberi kemampuan pada kita&#8221;.</p>
<p>&#8220;Masya Allah&#8230;, sebuah jawaban elegan dari seorang tukang bakso&#8221;.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: Kaskus (<a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9106526">http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9106526</a>)</p>
<br />Filed under: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/category/islam/'>Islam</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/category/my-note/'>my note</a> Tagged: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/islam/'>Islam</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/ispirasi/'>ispirasi</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/tukang-bakso/'>tukang bakso</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wiwikbudiawan.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wiwikbudiawan.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wiwikbudiawan.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wiwikbudiawan.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/420/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=420&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/07/02/jawaban-elegan-seorang-tukang-bakso/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0f05aa9f4d460123fd17e2a99ed80ac?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">wiwikbudiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/07/tukang-bakso.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">tukang-bakso</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sikap Manager dan Kesehatan Kerja Karyawan</title>
		<link>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/06/24/sikap-manager-dan-kesehatan-kerja-karyawan/</link>
		<comments>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/06/24/sikap-manager-dan-kesehatan-kerja-karyawan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Jun 2011 04:32:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwikbudiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[safety]]></category>
		<category><![CDATA[ergonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wiwikbudiawan.wordpress.com/?p=412</guid>
		<description><![CDATA[Apa hubungan antara sikap manager dan kesehatan kerja karyawan ? Dalam Journal of Occupational Health Psychology, Harvard School of Public Health, professor Lisa Berkman bersama rekan rekannya mempublikasikan sebuah hasi riset yang cukup menarik perhatian. Setelah melakukan wawancara, penelitian terhadap sikap para manager dan pengambilan data kesehatan karyawan pada sebuah perusahaan, disimpulkan bahwa: “ Para [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=412&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Apa hubungan antara sikap manager dan kesehatan kerja karyawan ?</p>
<p><a href="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/06/safetymanagement.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-413" title="safetyManagement" src="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/06/safetymanagement.jpg?w=500" alt=""   /></a>Dalam Journal of Occupational Health Psychology, Harvard School of Public Health, professor Lisa Berkman bersama rekan rekannya mempublikasikan sebuah hasi riset yang cukup menarik perhatian. Setelah melakukan wawancara, penelitian terhadap sikap para manager dan pengambilan data kesehatan karyawan pada sebuah perusahaan, disimpulkan bahwa:</p>
<p>“ Para karyawan yang memiliki manager dengan sikap yang kaku/ tertutup terhadap kreatifitas dan kurang mendukung toleransi keseimbangan kerja antra kantor dan kepentingan keluarga di rumah, memiliki waktu tidur lebih sedikit dan resiko terkena penyakit jantung dua kali lipat dibanding para karyawan yang memliki manager dengan sikap fleksibel/ terbuka terhadap kreatifitas karyawan serta sangat toleran terhadap keseimbangan hidup antara kantor dan kepentingan keluarga di rumah “.<strong><br />
</strong><br />
Tim riset juga menyatakan bahwa fleksibilitas dalam bekerja dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan karyawan dan keluarga mereka.</p>
<p>Siap jadi manager yang fleksibel dan karyawan yang selalu sehat serta siap untuk kepentingan keluarga ?</p>
<p>Sumber:<br />
www.lorco.co.id<br />
www.kaskus.us</p></blockquote>
<br />Filed under: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/category/safety/'>safety</a> Tagged: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/ergonomi/'>ergonomi</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/safety/'>safety</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wiwikbudiawan.wordpress.com/412/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wiwikbudiawan.wordpress.com/412/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/412/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/412/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/412/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/412/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/412/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/412/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/412/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/412/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wiwikbudiawan.wordpress.com/412/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wiwikbudiawan.wordpress.com/412/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/412/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/412/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=412&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/06/24/sikap-manager-dan-kesehatan-kerja-karyawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0f05aa9f4d460123fd17e2a99ed80ac?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">wiwikbudiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/06/safetymanagement.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">safetyManagement</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Evaluating the Train/Railway Accident Using Human Factors and Classification System (HFACS)</title>
		<link>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/06/11/evaluating-the-trainrailway-accident-using-human-factors-and-classification-system-hfacs/</link>
		<comments>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/06/11/evaluating-the-trainrailway-accident-using-human-factors-and-classification-system-hfacs/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Jun 2011 16:44:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwikbudiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Riset]]></category>
		<category><![CDATA[safety]]></category>
		<category><![CDATA[hfacs]]></category>
		<category><![CDATA[hfacs-rr]]></category>
		<category><![CDATA[Railway accident]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wiwikbudiawan.wordpress.com/?p=406</guid>
		<description><![CDATA[Kereta Api merupakan salah satu moda transportasi yang cukup digemari di Indonesia hal ini terlihat dari peningkatan penumpang dari tahun ke tahun. Akan tetapi, peningkatan ini kurang diimbangi dengan tingkat pelayanan dan keslamatan penumpang kereta api, buktinya dalam setahun bisa terjadi minimal 5 insiden (misal: anjlok, tabrakan KA vs Kendaraan Umum). Dalam salah satu paper [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=406&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/06/kereta-api.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-416" title="kereta api" src="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/06/kereta-api.jpg?w=150&#038;h=150" alt="" width="150" height="150" /></a>Kereta Api merupakan salah satu moda transportasi yang cukup digemari di Indonesia hal ini terlihat dari peningkatan penumpang dari tahun ke tahun. Akan tetapi, peningkatan ini kurang diimbangi dengan tingkat pelayanan dan keslamatan penumpang kereta api, buktinya dalam setahun bisa terjadi minimal 5 insiden (misal: anjlok, tabrakan KA vs Kendaraan Umum). Dalam salah satu paper saya, sedikit membahas tentang aplikasi HFACS dalam mengevaluasi kecelakaan kereta api (Train / Railway). Berikut sedikit petikannya, semoga bermanfaat:</p>
<p><span id="more-406"></span>The number of train accidents in Indonesia has reached a critical condition in the last decade. The data from General Director of Railway System showed there was 1177 accidents happened with more than 2000 casualties with that period. 35% of total accidents were caused by human error. Therefore, the objective of this study was to identify the most contributing factor affecting the train accidents related to human error which were happened in Indonesia. The method was by evaluating the accident using Human Factor and Classification System (HFACS) which is considered as one of the plenty human error identification tools. Another purpose is to give the recommendation based on that contributing factor. The data used to evaluate the train accident were from the investigation reports that had been published by National Transportation Safety Commitee (NTSC) from 2003 to 2009. There were nine accidents related to human error. The result showed the most contributing factor affecting the train accident is the precondition for operator acts (second level of HFACS) especially related to signal violation caused by fatigue. Despite that, lack of operator’s skill is another factor that must be concerned. Thus, the recommendations were evaluating the position and design of light signals, re-scheduling the work shift of train driver, auditing the physical, mental, and skill of train operators, and doing continuous training for operators.</p>
<p>In conclusion, the most contributing factors affecting the train accident in Indonesia in the last decade based on HFACS was preconditions for unsafe acts (28 factors). This was mainly because the environment factors and technological factors. The analysis using swiss cheese model generated another factors contributing to accidents. The first factor was fatigue of the train drivers. Altough, this factor must be study further. The last factor was about the design and location of light signals which were unappropriate. Infact, five of nine accidents  investigated were caused by violating the light signals.</p>
<p>The recommendations based on this study are evaluating the position and design of light signals, re-scheduling the work shift of train driver, auditing the physical, mental, and skill of train operators, and doing continuous training for operators. Furthermore, there are some suggestions for further study: designing an ergonomic light signal; scheduling the work shift for operators; evaluating the characteristic of track (caused mental workload of train drivers) (Dorian et al., 2006).</p>
<p>Ps: Bila berminat dengan paper saya silahkan email saya di wiwikbudiawan[at]gmail[dot]com</p>
<br />Filed under: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/category/riset/'>Riset</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/category/safety/'>safety</a> Tagged: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/hfacs/'>hfacs</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/hfacs-rr/'>hfacs-rr</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/railway-accident/'>Railway accident</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wiwikbudiawan.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wiwikbudiawan.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wiwikbudiawan.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wiwikbudiawan.wordpress.com/406/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/406/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/406/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=406&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/06/11/evaluating-the-trainrailway-accident-using-human-factors-and-classification-system-hfacs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0f05aa9f4d460123fd17e2a99ed80ac?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">wiwikbudiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/06/kereta-api.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">kereta api</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HFACS-RR untuk Kereta Api di Indonesia</title>
		<link>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/06/11/hfacs-rr-untuk-kereta-api-di-indonesia/</link>
		<comments>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/06/11/hfacs-rr-untuk-kereta-api-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Jun 2011 15:52:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwikbudiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Riset]]></category>
		<category><![CDATA[hfacs]]></category>
		<category><![CDATA[hfacs-rr]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[KNKT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wiwikbudiawan.wordpress.com/?p=398</guid>
		<description><![CDATA[Menurut Reinach &#38; Viale (2006), salah satu keunggulan dari HFACS adalah sifatnya yang general sehingga dapat dimanfaatkan di sistem lain selain pesawat terbang. Banyak modifikasi yang telah dilakukan terhadap model dasar HFACS, salah satunya adalah HFACS-RR (Rail Road) yang dimanfaatkan untuk industri kereta api. HFACS-RR belum bisa dimanfaatkan langsung di perkeretaapian Indonesia, karena harus melihat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=398&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/06/rel.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-404" title="rel" src="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/06/rel.jpg?w=500" alt=""   /></a>Menurut Reinach &amp; Viale (2006), salah satu keunggulan dari <a href="http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2010/06/14/hfacs-human-factors-analysis-and-classification-system/">HFACS</a> adalah sifatnya yang general sehingga dapat dimanfaatkan di sistem lain selain pesawat terbang. Banyak modifikasi yang telah dilakukan terhadap model dasar <a href="http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2010/06/14/hfacs-human-factors-analysis-and-classification-system/">HFACS</a>, salah satunya adalah HFACS-RR (Rail Road) yang dimanfaatkan untuk industri kereta api. HFACS-RR belum bisa dimanfaatkan langsung di perkeretaapian Indonesia, karena harus melihat aspek-aspek lain yang muncul pada sistem perkeretaapian di Indonesia. HFACS-RR juga dinilai masih terlalu umum sehingga sulit jika dilakukan pengumpulan data, selain itu terdapat penggunaan istilah yang kurang sesuai dengan kondisi perkeretaapian di Indonesia seperti istilah operator. Operator dalam istilah perkeretaapian di Indonesia diartikan sebagai badan pelaksana sistem transportasi (Kompas, 2011). Disamping penggunaan bahasa yang kurang tepat, keunikan perkeretaapian Indonesia juga menjadi pertimbangan. Salah satu contohnya ruang milik jalan (Ruminja) adalah ruang di sekitar rel kereta api yang mana ruang tersebut harus kosong untuk penerimaan dan pengiriman semboyan sehingga memperlancar perjalanan kereta api. Seperti terlihat pada gambar , Ruminja tersebut seringkali diisi oleh pepohonan atau di beberapa daerah diisi oleh bangunan liar warga. Selain itu, Ruminja juga sering dialihfungsikan oleh warga untuk lahan pertanian yang bisa mengganggu kestabilan struktur tanah di sekitar rel kereta api.<span id="more-398"></span></p>
<p><a href="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/06/hfacsrr.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-399" title="hfacsrr" src="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/06/hfacsrr.jpg?w=300&#038;h=138" alt="" width="300" height="138" /></a>Pengembangan HFACS-RR mengadopsi hasil pengembangan model HFACS-RR (Reinach &amp; Viale, 2006) antara lain perubahan nama dari setiap level model HFACS-RR menjadi <em>crew acts, preconditions for crew acts, supervisory factors, dan organizational factors</em>. Hal ini dimaksudkan agar penyampaiannya lebih netral dan tidak ambigu. Terdapat sebuah penambahan level yaitu level yang paling atas dan diberi nama <em>outside factors</em>. <em>Outside factors ini</em> terdiri dari <em>regulatory environment</em> dan <em>the economic/political/social/legal environment</em>. Perubahan bentuk dari “<em>violation”</em> menjadi “<em>contravention</em>”. Tujuannya adalah menghindari stigma dan pembiasan arti. <em>Violation </em>di dalam dunia kereta api lebih sering diasosiasikan dengan peraturan operasi dan keselamatan sedangkan <em>contravention</em> dalam arti lebih umum adalah pelanggaran dari seluruh peraturan dan tidak spesifik pada pelanggaran operasi. Penambahan subkategori ketiga di bawah “<em>contravention</em>” yaitu <em>acts of sabotage</em>. Subkategori ini biasanya berkaitan dengan masalah faktor organisasi. Penambahan subkategori keempat di bawah <em>organizational factors</em> yaitu <em>organizational contravention</em>. Kategori ini berkaitan dengan pelanggaran yang dilakukan oleh level senior dan eksekutif dari manajemen seperti pelanggaran prosedur organisasi dan pelanggaran prosedur yang bersifat eksternal seperti peraturan pemerintahan dan lain sebagainya.</p>
<p>Pengembangan lain yang dilakukan adalah penjelasan lebih rinci pada tiap sub level pada level <em>crew acts, preconditions for crew acts, supervisory factors, dan organizational factors</em>. Penjelasan lebih rinci ini berasal dari faktor-faktor yang muncul pada analisis kecelakaan kereta api di Indonesia dan potensial <em>error</em> yang muncul pada setiap tahap kegiatan operasional perjalanan kereta api. Sumber lain dalam pengembangan ini adalah model dasar klasifikasi <em>error </em> dari <em>skill, rule, </em>dan <em>knowledge</em> (Rasmussen et al.,1981). Rasmussen menjelaskan bahwa kegagalan manusia terjadi karena peristiwa eksternal, tugas yang berlebihan, ketidakmampuan operator, dan hakekat kondisi manusia yang mudah berubah. Penyebab tersebut selanjutnya didukung oleh faktor pendukung kinerja atau <em>performance shaping factors</em> (tujuan pribadi, beban mental, dan faktor afektif) dan situasi dalam bekerja atau <em>situation factors </em>(karakteristik pekerjaan, lingkungan fisik, dan karakteristik waktu kerja) membentuk suatu mekanisme kegagalan manusia (<em>mechanisms of human malfunction</em>) dalam bentuk diskriminasi antara kondisi manusia dan sistem, pemrosesan informasi dari dan ke sistem, perbaikan suatu kesalahan atau ketidaksesuaian, penarikan kesimpulan, dan kondisi fisik.</p>
<br />Filed under: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/category/riset/'>Riset</a> Tagged: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/hfacs/'>hfacs</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/hfacs-rr/'>hfacs-rr</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/kereta-api/'>kereta api</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/knkt/'>KNKT</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wiwikbudiawan.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wiwikbudiawan.wordpress.com/398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wiwikbudiawan.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wiwikbudiawan.wordpress.com/398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/398/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=398&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/06/11/hfacs-rr-untuk-kereta-api-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0f05aa9f4d460123fd17e2a99ed80ac?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">wiwikbudiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/06/rel.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rel</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/06/hfacsrr.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">hfacsrr</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kegagalan Implementasi Lean Six Sigma</title>
		<link>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/06/01/kegagalam-implementasi-lean-six-sigma/</link>
		<comments>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/06/01/kegagalam-implementasi-lean-six-sigma/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jun 2011 04:43:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwikbudiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[my note]]></category>
		<category><![CDATA[lean]]></category>
		<category><![CDATA[sigma]]></category>
		<category><![CDATA[six sigma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wiwikbudiawan.wordpress.com/?p=390</guid>
		<description><![CDATA[Dalam Seminar Nasional tentang Lean Six Sigma di Program Pascasarjana Universitas Mercu Buana, tanggal 31 Mei 2011, Vincent Gaspersz telah mengungkapkan tentang kegagalan implementasi Lean Six Sigma Manufacturing &#38; Service. Implementasi Lean Six Sigma TANPA Master Improvement Story dari Perusahaan, yang berarti tanpa melakukan Hoshin Kanri (Strategic Planning &#38; Deployment), serta tidak dipimpin langsung oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=390&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/06/lss_keys_to_lean_six_sigma.png"><img class="alignleft size-full wp-image-391" title="lss_keys_to_lean_six_sigma" src="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/06/lss_keys_to_lean_six_sigma.png?w=500" alt=""   /></a>Dalam Seminar Nasional tentang Lean Six Sigma di Program Pascasarjana Universitas Mercu Buana, tanggal 31 Mei 2011, Vincent Gaspersz telah mengungkapkan tentang kegagalan implementasi Lean Six Sigma Manufacturing &amp; Service.</p>
<p>Implementasi Lean Six Sigma TANPA Master Improvement Story dari Perusahaan, yang berarti tanpa melakukan Hoshin Kanri (Strategic Planning &amp; Deployment), serta tidak dipimpin langsung oleh Top Management telah menimbulkan banyak kegagalan dan frustrasi!</p>
<p>Lean Six Sigma harus dipandang sebagai: (1) filosofi keunggulan operasional bisnis, (2) strategi bisnis menuju keunggulan kinerja six six sigma, (3) metodologi peningkatan kinerja terus-menerus, (4) sistem pengukuran kapabilitas proses dalam nilai Sigma dan DPMO (Defects Per Million Opportunities) untuk mereduksi variasi, menghilangkan pemborosan (Waste) dan meningkatkan kapabilitas proses menuju zero defects (six sigma).<span id="more-390"></span></p>
<p>Memperlakukan Lean Six Sigma hanya sebatas &#8220;proyek-proyek kecil&#8221; serta tidak dipimpin langsung oleh CEO perusahaan, telah mereduksi kemampuan Lean Six Sigma, seperti &#8220;menyamakan keunggulan Pesawat Supersonic hanya seperti Mikrolet/Metromini/Kopaja/Bus Kota di Jakarta: yaitu sama-sama hanya sebagai alat pengangkutan&#8221;.</p>
<p>Yang lebih lucu lagi, Gugus Kendali Mutu (QCC = Quality Control Circle) yang melakukan perbaikan dengan nilai proyek hanya &#8220;10-an juta rupiah&#8221;, juga telah menyatakan bahwa mereka telah melaksanakan implementasi Lean Six Sigma. Akibatnya Lean Six Sigma benar-benar tidak dihargai oleh CEO perusahaan yang biasa berbicara dalam skala nilai uang puluhan milyaran sampai trilyunan rupiah!</p>
<p>Saya menyatakan implementasi Lean Six Sigma Manufacturing &amp; Service hanya sebagai &#8220;proyek-proyek kecil&#8221;, tanpa Hoshin Kanri yang jelas, tidak dikendalikan langsung oleh CEO perusahaan, adalah seperti: &#8220;Menerapkan hal-hal yang SALAH, dengan Cara yang BENAR&#8221;.</p>
<p>Kita seyogianya menerapkan urutan pertama adalah Menerapkan hal-hal yang BENAR, dengan Cara yang Benar; baru dapat diketahui efektivitas dari suatu sistem manajemen kinerja, apakah benar-benar efektif atau tidak!</p>
<p>Random improvement (BUKAN Systematic Improvement) telah menimbulkan kegagalan dan frustrasi bagi manajemen dan karyawan!</p>
<br />Filed under: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/category/my-note/'>my note</a> Tagged: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/lean/'>lean</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/sigma/'>sigma</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/six-sigma/'>six sigma</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wiwikbudiawan.wordpress.com/390/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wiwikbudiawan.wordpress.com/390/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/390/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/390/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/390/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/390/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/390/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/390/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/390/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/390/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wiwikbudiawan.wordpress.com/390/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wiwikbudiawan.wordpress.com/390/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/390/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/390/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=390&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/06/01/kegagalam-implementasi-lean-six-sigma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0f05aa9f4d460123fd17e2a99ed80ac?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">wiwikbudiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/06/lss_keys_to_lean_six_sigma.png" medium="image">
			<media:title type="html">lss_keys_to_lean_six_sigma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>OHSAS 18001</title>
		<link>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/05/29/ohsas-18001/</link>
		<comments>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/05/29/ohsas-18001/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 May 2011 23:45:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwikbudiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[safety]]></category>
		<category><![CDATA[ohsas]]></category>
		<category><![CDATA[standardisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wiwikbudiawan.wordpress.com/?p=380</guid>
		<description><![CDATA[OHSAS –Occupational Health and Safety Assesment Series-18001 merupakan standar internasional untuk penerapan SMK3.  Tujuannya meningkatkan kondisi kesehatan kerja, mencegah terjadinya potensi kecelakaan kerja, dan Mengurangi kerugian secara ekonomis dan non ekonomis seperti menjadi buruknya citra perusahaan. Standar tersebut dapat diterapkan pada setiap organisasi yang berkemauan untuk menghapuskan atau meminimalkan resiko bagi para karyawan dan pemegang kepentingan lainnya yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=380&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/05/safety-tindakankoeksi.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-381" title="safety-tindakankoeksi" src="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/05/safety-tindakankoeksi.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>OHSAS –Occupational Health and Safety Assesment Series-18001 merupakan standar internasional untuk penerapan SMK3.  Tujuannya meningkatkan kondisi kesehatan kerja, mencegah terjadinya potensi kecelakaan kerja, dan Mengurangi kerugian secara ekonomis dan non ekonomis seperti menjadi buruknya citra perusahaan.</p>
<div>Standar tersebut dapat diterapkan pada setiap organisasi yang berkemauan untuk menghapuskan atau meminimalkan resiko bagi para karyawan dan pemegang kepentingan lainnya yang berhubungan langsung dengan resiko K3 menyertai aktifitas-aktifitas yang ada.</div>
<div>Komponen-komponen yang ada dalam OHSAS 18001 adalah:</div>
<div>
<div>1.Komitmen perusahaan tentang K3.</div>
<div>2.Perencanaan tentang program-program K3</div>
<div>3.Operasi dan Implementasi K3</div>
<div>4.Pemeriksaan atau koreksi terhadap pelaksanaan K3</div>
<div>5.Pengkajian manajemen perusahaan tentang kebijakan K3<span id="more-380"></span></div>
<div>Pelaksanaan di perusahaan dapat dilihat dari Komitmen dalam imlementasi SMK3 dan Pengawasan terhadap pelaksanaannya secara terus menerus di seluruh lapisan organisasi. Tetapi bagaimana mengukur pelaksaannya?, pengukuran pelaksanaan OHSAS adalah sebagai berikut:</div>
<div>
<div>1. Audit terhadap pelaksanaan kriteria-kriteria yang harus ada di OHSAS (misal: Safety Implementation Level (SIL))</div>
<div>2. Surveillance Audit OHSAS 18001 yang dapat digabung dengan audit ISO 9001:2000</div>
<div>3. Tim auditor yang terdiri dari Tim Audit Eksternal OHSAS 18001:1999 dan tim Auditor ISO 9001:2000</div>
</div>
<div>Sedangkan manfaat penerapan OHSAS ini adalah kepuasan pelanggan, Mengurangi ongkos-ongkos operasional, Meningkatkan hubungan dengan pihak-pihak yang berkepentingan, Persyaratan kepatuhan hukum, Peningkatan terhadap pengendalian manajemen resiko, Tercapainya kepercayaan masyarakat terhadap bisnis yang dijalankan, dan Kemampuan untuk mendapatkan lebih banyak bisnis</div>
<div>Tetapi ada yang menjadi pertanyaan dalam benak saya, apabila OHSAS adalah merupakan bentuk standardisasi apakah hal ini merupakan KESADARAN atau PERSYARATAN (KEWAJIBAN)?</div>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/category/safety/'>safety</a> Tagged: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/ohsas/'>ohsas</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/safety/'>safety</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/standardisasi/'>standardisasi</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wiwikbudiawan.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wiwikbudiawan.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wiwikbudiawan.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wiwikbudiawan.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/380/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=380&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/05/29/ohsas-18001/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0f05aa9f4d460123fd17e2a99ed80ac?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">wiwikbudiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/05/safety-tindakankoeksi.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">safety-tindakankoeksi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Analytic Hierarchy Process (AHP)</title>
		<link>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/03/30/analytic-hierarchy-process-ahp/</link>
		<comments>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/03/30/analytic-hierarchy-process-ahp/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Mar 2011 00:56:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiwikbudiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[design system]]></category>
		<category><![CDATA[my note]]></category>
		<category><![CDATA[Riset]]></category>
		<category><![CDATA[AHP]]></category>
		<category><![CDATA[DSS]]></category>
		<category><![CDATA[keputusan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wiwikbudiawan.wordpress.com/?p=370</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda disuruh memilih merek motor antara &#8220;Su**ki&#8221; dan &#8220;Ho**a&#8221; anda akan memilih yang mana?. Dalam melakukan pilihan atau keputusan pasti memerlukan pertimbangan dan setiap keputusan pasti ada konsekuensinya. Dalam membantu melakukan keputusan pada tahun 1970an Thomas L Saaty (seorang profesor pionir Operation Research dan penyusun textbok pertama dalam mathematical methods of Operation Research dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=370&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/03/memilih.png"><img class="alignleft size-full wp-image-371" title="memilih" src="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/03/memilih.png?w=500" alt=""   /></a>Jika anda disuruh memilih merek motor antara &#8220;Su**ki&#8221; dan &#8220;Ho**a&#8221; anda akan memilih yang mana?. Dalam melakukan pilihan atau <a href="http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/03/27/keputusan/">keputusan</a> pasti memerlukan pertimbangan dan setiap <a href="http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/03/27/keputusan/">keputusan</a> pasti ada konsekuensinya. Dalam membantu melakukan <a href="http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/03/27/keputusan/">keputusan</a> pada tahun 1970an Thomas L Saaty (seorang profesor pionir Operation Research dan penyusun textbok pertama dalam mathematical methods of Operation Research dan sistem antrian) mengembangkan sebuah alat pendukung keputusan yang disebut sebagai Analytic Hierarchy Process (AHP).</p>
<p><span id="more-370"></span><br />
Lahirnya AHP diawali pada tahun 1960. Thomas L Saaty ditunjuk memimpin rearch project for arms control and disarmament agency di Depham AS mengenai masalah mis-komunikasi antara ilmuwan dan pengacara dalam mengambil keputusan tentang nilai persenjataan AS dan posisi AS di dunia. Thomas L Saaty merasa ada kebutuhan simple way dalam pembuatan keputusan maka lahirlah AHP.<br />
AHP merupakan teori dan metodologi untuk memodelkan masalah ekonomi, sosial dan management science. AHP juga merupakan framework untuk memilih yang terbaik dari beberapa alternatif, menentukan prioritas, dan mengalokasikan sumberdaya. AHP memungkinkan untuk diaplikasikan dalam Group Decision Making. Generalisasi model AHP adalah Analytic Network Process. Dalam membantu menyelesaikan kasus dengan AHP ada beberapa software yang bisa membantu antara lain expert choice (komersial), teamEC (komersial), decision lens (komersial), dan <a href="http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2009/06/01/pelatihan-ahp-2009/">Super Decision</a> (freeware).</p>
<p>Sumber:<br />
<a href="http://singgihs.web.id"> Saptadi</a> (2008)<br />
<a href="http://mrdaniels.wordpress.com/"> Setiawan</a> (2008)</p>
<br />Filed under: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/category/design-system/'>design system</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/category/my-note/'>my note</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/category/riset/'>Riset</a> Tagged: <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/ahp/'>AHP</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/dss/'>DSS</a>, <a href='http://wiwikbudiawan.wordpress.com/tag/keputusan/'>keputusan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wiwikbudiawan.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wiwikbudiawan.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wiwikbudiawan.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wiwikbudiawan.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wiwikbudiawan.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wiwikbudiawan.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wiwikbudiawan.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wiwikbudiawan.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wiwikbudiawan.wordpress.com/370/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiwikbudiawan.wordpress.com&amp;blog=3811133&amp;post=370&amp;subd=wiwikbudiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wiwikbudiawan.wordpress.com/2011/03/30/analytic-hierarchy-process-ahp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0f05aa9f4d460123fd17e2a99ed80ac?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">wiwikbudiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wiwikbudiawan.files.wordpress.com/2011/03/memilih.png" medium="image">
			<media:title type="html">memilih</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
